ZONAUTARA.com – Forum Komunitas Pencinta Alam (FKPA) Manado resmi mengukuhkan jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2025–2028.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat pada Minggu (30/11/2025) di sekretariat FKPA Sulawesi Utara, Jln Kayu Bulan, Malalayang Satu, Kota Manado.
Pengukuhan ini menjadi penanda dimulainya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat gerakan pelestarian alam di wilayah Sulawesi Utara.
Kegiatan yang merupakan puncak rangkaian musyawarah sejak akhir Agustus tersebut dihadiri beragam elemen masyarakat, mulai dari anggota komunitas, organisasi lingkungan, tokoh masyarakat, hingga perwakilan pemerintah daerah.
Kehadiran para pihak ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap FKPA sebagai organisasi yang konsisten mendorong agenda konservasi, edukasi lingkungan, serta aksi sosial di berbagai daerah.
Ketua FKPA Sulut, Nanvie Tagah, S.Pi, dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam kerja-kerja pelestarian lingkungan.
“FKPA harus terus menjadi garda terdepan dalam upaya menjaga kelestarian alam. Pengurus baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan menggerakkan lebih banyak anak muda untuk peduli terhadap isu lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua FKPA Manado terpilih, Achmad Bagenda, S.Pi, menegaskan komitmennya untuk memperluas jaringan komunitas serta meningkatkan dampak program konservasi. Ia memaparkan sejumlah prioritas yang akan dijalankan selama masa jabatannya.

“Kami fokus pada rehabilitasi hutan, edukasi mitigasi bencana, pengembangan sekolah alam, serta peningkatan kapasitas anggota dalam aktivitas outdoor yang etis dan berkelanjutan,” kata Bagenda.
Acara pengukuhan ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan bendera organisasi kepada ketua baru sebagai simbol amanah. Prosesi tersebut kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang menggambarkan semangat kebersamaan sekaligus optimisme menyongsong masa kerja tiga tahun ke depan.
Dengan formasi kepengurusan baru ini, FKPA Manado menargetkan peran yang lebih strategis sebagai mitra pemerintah dan komunitas dalam pelestarian lingkungan. Organisasi tersebut juga berupaya terus menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk mencintai dan menjaga alam Indonesia.


