Kloter Pertama Jemaah Haji Probolinggo Tiba, Satu Wafat di Arab Saudi

Kloter pertama jemaah haji Probolinggo tiba di tanah air dengan kabar duka, satu meninggal di Arab Saudi.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Rombongan kloter pertama jemaah haji Debarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, telah tiba di tanah air melalui Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada Senin (1/6) malam. Penerbangan ini menggunakan pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV 5124, yang mendarat tepat pada pukul 20.45 WIB.

Dari total 380 jemaah yang diberangkatkan, sebanyak 378 jemaah berhasil kembali dengan selamat. Namun, dua jemaah lainnya tidak dapat pulang bersama, karena satu orang meninggal dunia dan satu lagi masih dalam perawatan medis di Arab Saudi. Perwakilan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Probolinggo, Ida Nursanti, mengonfirmasi bahwa jemaah bernama Asraf, 68 tahun, wafat di Tanah Suci akibat komplikasi serangan jantung.

Untuk jemaah lainnya, Abdul Jalal, masih tertahan di Arab Saudi untuk mendapatkan perawatan karena mengalami komplikasi pada jantung, paru, dan stroke. “Satu jemaah kita wafat, dan yang satunya lagi masih dalam perawatan karena mengalami komplikasi jantung, paru, dan stroke. Kami sudah melakukan proses tanazul agar penanganannya mengikuti prosedur dari PPIH Arab Saudi,” jelas Ida.

Penyelenggara haji menyatakan bahwa cuaca ekstrem menjadi tantangan utama bagi para jemaah tahun ini. Suhu di Arab Saudi dilaporkan sempat mencapai 49 derajat Celsius, yang menimbulkan risiko kesehatan, terutama bagi para lansia. Rasa syukur terucap dari sejumlah jemaah yang telah kembali, salah satunya Ahmad Ubaidillah, yang menyatakan kepuasannya atas pelayanan. “Alhamdulillah, walaupun sempat crowded di awal, tapi dari pertengahan sampai akhir pelayanan dari Kemenag luar biasa,” ungkapnya.

Kepulangan kloter pertama ini menandai dimulainya proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya yang akan berlangsung secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan, seiring berakhirnya operasional haji tahun 1447 H.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com