ZONAUTARA.com – Masalah kabel menjuntai di Jakarta kembali mencuat setelah kejadian ambruknya tiang yang ditumpangi banyak kabel optik di Mangga Besar, Jakarta Barat, akhir pekan lalu. Menanggapi insiden ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan upaya penataan kabel utilitas di ibu kota yang tidak bisa diselesaikan secara instan.
Pramono menyatakan bahwa penertiban utilitas ini memerlukan waktu dan tahapan yang terencana agar pemindahan jaringan kabel ke bawah tanah berlangsung optimal dan aman bagi masyarakat. “Dan tapi ini memerlukan waktu, tidak bisa bim salahim semuanya akan selesai,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menurut Pramono, telah merancang peta jalan yang terukur untuk menuntaskan masalah kabel ini. Pramono memastikan bahwa regulasi mengenai penataan jaringan utilitas sudah memiliki dasar hukum yang kuat, yakni peraturan daerah (Perda) yang telah disahkan dan ditandatangani tahun lalu.
Dengan dasar hukum tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan segera mengeksekusi rencana pemindahan utilitas udara ke bawah tanah agar tata kota lebih aman dan rapi. “Dan sekarang ini kita akan mulai fokus, konsentrasi untuk memasukkan kabel ke dalam,” kata Pramono.
Sebelumnya, tiang di Jalan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, roboh diduga karena tidak kuat menahan beban kabel optik yang menumpuk. Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebut kondisi tiang kabel sudah keropos akibat beban berlebih. Peristiwa ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat, namun tidak ada korban jiwa.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

