Iran Umumkan Selat Hormuz Dibuka Selama Gencatan Senjata

Iran membuka penuh lalu lintas komersial di Selat Hormuz selama gencatan senjata. Langkah diapresiasi Donald Trump.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Antara – Top News

ZONAUTARA.com – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, pada Jumat mengumumkan bahwa lalu lintas komersial dan perkapalan di Selat Hormuz akan dibuka secara penuh selama gencatan senjata berlangsung. “Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas bagi semua kapal komersial di Selat Hormuz dinyatakan dibuka sepenuhnya selama waktu gencatan senjata yang tersisa,” kata Araghchi melalui media sosial X, dipantau di Jakarta.

Menlu Iran menegaskan bahwa jalur perkapalan yang dibuka adalah sesuai koordinasi sebagaimana diumumkan oleh otoritas pelabuhan dan kemaritiman Republik Islam Iran. Merespons pengumuman tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan apresiasinya terhadap keputusan Teheran ini.

“Iran baru saja mengumumkan bahwa Selat Iran terbuka sepenuhnya dan siap untuk lalu lintas penuh. Terima kasih!” kata Trump dalam kirimannya di platform Truth Social dengan menyebut Selat Hormuz sebagai “Selat Iran”.

Namun, selang beberapa saat, Presiden Trump menyatakan lagi di Truth Social bahwa Amerika Serikat tetap akan melanjutkan blokadenya terhadap pelabuhan Iran hingga negosiasi dengan negara tersebut selesai sepenuhnya. “Blokade laut akan tetap diberlakukan secara penuh terhadap Iran hingga saat di mana transaksi dengan Iran 100 persen selesai,” tambah Trump dalam kiriman berikutnya.

AS dan Iran sebelumnya telah melakukan negosiasi putaran pertama pada Sabtu (11/4) di Islamabad, Pakistan, setelah Trump mengumumkan kesepakatan terkait gencatan senjata selama dua pekan. Namun, pada Minggu pagi (12/4), Wakil Presiden AS J. D. Vance, selaku ketua delegasi AS, menyatakan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan dan delegasi AS kembali tanpa hasil.

Menyusul gagalnya negosiasi awal, Trump mengerahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz. Menurut pemberitaan Axios, dikutip RIA Novosti, babak kedua negosiasi antara AS dan Iran dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Minggu (19/4). Sementara itu, Trump mengumumkan bahwa Israel dan Lebanon sepakat memulai gencatan senjata selama 10 hari, setelah pembicaraan antara delegasi kedua negara dimediasi AS di Washington DC.




⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com