ZONAUTARA.com – Israel kembali melontarkan pernyataan tegas terkait hubungan dengan Iran, menimbulkan kemungkinan pecahnya konflik besar di Timur Tengah dalam waktu dekat. Kepala Angkatan Udara Israel yang baru, Omer Tischler, menegaskan kesiapan Israel untuk mengerahkan seluruh kekuatan udaranya jika situasi memanas.
Pernyataan tersebut diungkapkan Tischler dalam acara serah terima jabatan dari pendahulunya, beberapa minggu setelah tercapainya gencatan senjata rapuh dalam konflik yang melibatkan Israel, Iran, dan Amerika Serikat pada Februari lalu.
“Kami memantau dengan cermat perkembangan di Iran dan siap mengerahkan seluruh angkatan udara ke timur jika diperlukan,” kata Tischler, Rabu (6/5/2026), seperti dikutip AFP. Ia menekankan angkatan udara Israel akan bertindak dengan “tekad, kekuatan, dan tanggung jawab” menghadapi berbagai ancaman.
Kepala Staf Militer Israel, Eyal Zamir, juga menyampaikan pandangan serupa, menyatakan bahwa Israel saat ini dalam kondisi siaga tinggi di seluruh lini. “Militer siap merespons dengan kekuatan terhadap setiap upaya yang membahayakan Israel,” tambah Zamir.
Sejak serangan kelompok Hamas pada 7 Oktober 2023, Israel terus meningkatkan operasi militer, termasuk kampanye udara intensif di Gaza dan Lebanon, serta menyasar target terkait Iran. Keadaan ini menyebabkan kekhawatiran bahwa ketegangan antara Israel dan Iran belum mereda sepenuhnya.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

