Kapal Pesiar Terkena Hantavirus Berlayar dari Tanjung Verde

Kapal pesiar terkena wabah hantavirus meninggalkan Tanjung Verde, tiga orang dievakuasi, berlayar menuju Kepulauan Canary.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Kapal pesiar yang terkena wabah hantavirus meninggalkan Tanjung Verde setelah tiga orang dievakuasi. Dua orang dalam kondisi serius yang dievakuasi dari kapal tersebut kini telah tiba di Belanda untuk perawatan, menurut operator Oceanwide Expeditions. Seorang penumpang ketiga dalam kondisi stabil berada di dalam penerbangan evakuasi yang tertunda.

Kapal MV Hondius saat ini sedang menuju Kepulauan Canary Spanyol setelah berlabuh selama tiga hari di dekat Tanjung Verde, sebuah negara kepulauan di lepas pantai Afrika Barat. Tiga orang yang dievakuasi adalah warga negara Inggris, Belanda, dan Jerman. Oceanwide Expeditions mengatakan bahwa evacuee dari Jerman “berhubungan erat” dengan seorang wanita Jerman yang meninggal di kapal pada 2 Mei.

Di sisi lain, dua negara bagian AS telah mengonfirmasi kepada BBC bahwa mereka memantau tiga penumpang yang sudah kembali ke AS setelah meninggalkan kapal lebih awal. Saat ini, semuanya tidak menunjukkan gejala. Departemen kesehatan publik Georgia mengatakan dua penduduk dipantau dan dalam kondisi sehat, tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi. Departemen kesehatan Arizona mengatakan satu penduduk dipantau tetapi tidak menunjukkan gejala.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengkonfirmasi bahwa seorang pria yang kembali ke Swiss setelah meninggalkan kapal tersebut dinyatakan positif hantavirus dan sedang mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit di Zurich. “Pasien merespon email dari operator kapal yang menginformasikan penumpang mengenai peristiwa kesehatan tersebut,” kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan. Sebanyak 146 orang dari 23 negara berbeda tetap berada di atas MV Hondius di bawah “langkah pencegahan ketat,” kata Oceanwide Expeditions.

Dalam pembaruan terbarunya, WHO menyatakan delapan kasus hantavirus—tiga terkonfirmasi dan lima dicurigai—telah teridentifikasi pada orang-orang yang berada di kapal. Otoritas kesehatan Afrika Selatan mengatakan strain Andes dari hantavirus—yang banyak ditemukan di Amerika Latin tempat pelayaran dimulai—ditemukan pada dua dari pasien yang terkonfirmasi setelah tes dilakukan oleh Institut Nasional untuk Penyakit Menular negara tersebut. Upaya untuk menelusuri semua kontak masih berlangsung.




Tiga orang yang berada di kapal telah meninggal sejak kapal tersebut berlayar dari Argentina sebulan lalu. Pihak berwenang mengatakan salah satu dari mereka yang meninggal terjangkit virus, sementara dua kematian lainnya sedang diselidiki. Salah satu kematian termasuk seorang wanita Belanda yang meninggalkan MV Hondius saat berhenti di pulau St Helena pada 24 April. Suaminya meninggal di kapal pada 11 April, tetapi bukan kasus yang terkonfirmasi. Wanita Belanda tersebut melakukan perjalanan ke Afrika Selatan, di mana dia meninggal pada 26 April.

Pejabat WHO Dr Maria Van Kerkhove mengatakan kepada BBC bahwa para ahli kesehatan sedang melakukan pelacakan kontak pada penerbangan yang dia lakukan. Maskapai KLM Airlines pada hari Rabu mengeluarkan peringatan mengatakan wanita itu juga sempat berada di salah satu penerbangan mereka dari Johannesburg ke Amsterdam pada 25 April sebelum kru memutuskan untuk tidak mengizinkannya terbang karena kondisi kesehatannya. Korban fatal ketiga—seorang wanita Jerman—juga bukan kasus yang terkonfirmasi, dan jasadnya masih berada di kapal. Dari tiga orang yang dievakuasi secara medis pada hari Rabu, tidak ada yang dinyatakan positif hantavirus sejauh ini, tetapi dua menunjukkan gejala.

Para ahli kesehatan menekankan bahwa risiko penularan kepada masyarakat luas tetap rendah. Hantavirus biasanya menyebar dari hewan pengerat, tetapi ahli kesehatan percaya bahwa dalam kasus ini, mungkin telah menular antara manusia yang berdekatan. Pengujian sedang dilakukan untuk mengonfirmasi apakah orang lain di kapal terjangkit virus.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com