ZONAUTARA.com – Presiden Prancis, Emmanuel Macron, meminta para peserta untuk tenang saat berbicara dalam konferensi Africa Forward di Nairobi, Kenya. Konferensi ini, yang mempertemukan lebih dari 30 pemimpin Afrika, eksekutif bisnis, dan pengusaha muda, bertujuan untuk memperkuat hubungan ekonomi dan politik antara Prancis dan benua Afrika.
Dalam kejadian tersebut, Macron merasa terganggu oleh keributan dari para hadirin. Ia bahkan sampai menghentikan presentasi seorang pembicara di atas panggung untuk meminta audiens tetap diam. “There is a total lack of respect,” kata Macron kepada para peserta, kemudian menyarankan agar diskusi tambahan dilakukan di luar atau di ruang rapat bilateral.
Kedatangan Macron di Kenya merupakan bagian dari upayanya untuk menjalin hubungan lebih erat dengan negara-negara Afrika. Inisiatif ini menandakan komitmen Prancis untuk mendukung pertumbuhan dan stabilitas di wilayah tersebut.
KTT Africa Forward menjadi platform di mana para pemimpin maupun pelaku bisnis Afrika dapat berbagi gagasan dan membangun jaringan dengan para pejabat Prancis. Partisipasi aktif pemimpin-pemimpin ini menunjukkan pentingnya dialog antarnegara untuk kemajuan bersama.
Macron berharap dengan adanya dialog ini, dapat tercipta kebijakan yang saling menguntungkan serta mendukung inovasi dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Afrika.
Diolah dari laporan BBC News.

