ZONAUTARA.com – Rumah peninggalan pahlawan nasional, Prof. dr. M Sardjito, yang berlokasi di Terban, Kota Yogyakarta, akan dijual. Kerabat Sardjito, Budhi Susanto, menyatakan harapan agar rumah ini tidak berubah fungsi menjadi kafe seperti bangunan lain di sekitarnya, melainkan menjadi museum atau tetap digunakan sebagai rumah tinggal.
Budhi Susanto, yang saat ini menghuni rumah tersebut, menjelaskan telah menawarkan bangunan dan lahan ini ke sepuluh pihak, termasuk Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII). “Paling mulia rumah ini dipakai hunian pribadi atau dibeli UGM atau UII dipakai rumah sejarah. Kalau UGM jelas bisa dipakai rumah dinasnya antar Rektor, kalau UII nanti terserah apa wong dulu Pak Sardjito jadi Rektor UII ya kan,” ungkap Budhi.
Budhi tidak mengungkapkan harga pasti rumah tersebut, tetapi menyebutkan bahwa harganya mencapai angka miliaran. Dengan lokasi yang strategis di pusat kota, Budhi yakin masih banyak pihak yang tertarik. Meski begitu, ia berharap agar rumah ini dapat direnovasi dengan baik dan berfungsi sebagai Museum Profesor dr. Sardjito atau sebagai rumah bakti sosial semacam puskesmas.
Pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII) merespons dengan melakukan pengecekan terkait informasi penawaran ini. Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, menegaskan, “Saya akan diskusikan nggih. Belum ada info ke saya,” sementara Rektor UII, Fathul Wahid, menyatakan, “Matur nuwun untuk informasinya. Saya teruskan ke Yayasan njih. Pembelian properti di luar kewenangan rektor.”
Rumah bergaya arsitektur indische ini dulunya adalah tempat tinggal Sardjito, yang dikenal sebagai pahlawan nasional, seorang dokter, serta rektor pertama UGM dan rektor ketiga UII. Sardjito juga telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

