ZONAUTARA.com – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan PT Pindad untuk mendesain mobil kepresidenan yang dapat memudahkan dirinya dalam menyapa dan menyalami rakyat. Permintaan ini diungkapkannya saat memberikan pidato dalam peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).
Prabowo berbicara mengenai antusiasme rakyat yang kerap berbondong-bondong ingin bersalaman pada setiap kunjungan kerja presiden di berbagai daerah. Ini termasuk saat ia berkunjung ke Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Tuban di Jawa Timur. “Rakyat begitu banyak keluar jalan, masa Presiden di dalam kendaraan. Kan gak lucu, terpaksa aku berdiri. Bener gak, terpaksa aku berdiri. Bener. Rakyat kita itu mau kasih tangan, masa kita nggak kasih tangan,” kata Presiden Prabowo di hadapan para kepala daerah dan pejabat negara.
Prabowo melanjutkan dengan menjelaskan bahwa bentuk tangan rakyat Jawa Timur yang keras, akibat banyaknya petani di wilayah tersebut, membuatnya membutuhkan perawatan khusus setelah bersalaman. “Tetapi itulah risiko, saya bilang mereka tunggu berjam-jam di (bawah) matahari,” tambahnya.
Permintaan ini juga dibumbui kelakar Prabowo yang mengatakan bahwa usianya yang sudah 75 tahun membuat tugas ini semakin menantang, tetapi ia tetap peduli terhadap rakyat yang sudah menunggu lama untuk menyapanya. Saat kunjungan tersebut, Presiden menggunakan mobil kepresidenan Maung Garuda, sebuah kendaraan yang dirancang oleh PT Pindad.
Profesor Sigit, yang dirujuk Presiden dalam pidatonya, adalah Sigit Puji Santosa, perancang Maung Garuda dan saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Pindad. Mobil Maung Garuda ini sudah menjadi kendaraan resmi Presiden sejak ia menjabat mulai 20 Oktober 2024 dan juga digunakan dalam acara internasional seperti KTT ASEAN di Cebu, Filipina.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

