ZONAUTARA.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung sepenuhnya langkah aparat untuk menindak tegas pelaku penjambretan yang menimpa warga negara asing (WNA) di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Pramono menekankan pentingnya hukuman berat untuk pelaku demi menjaga keamanan Jakarta. “Saya terhadap tindakan-tindakan premanisme dan sebagainya memberikan dukungan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan seberat-beratnya,” ujar Pramono kepada wartawan di kawasan PIK, Jakarta Utara, Minggu (17/5/2026).
Pramono menyoroti posisi Jakarta sebagai kota teraman kedua di ASEAN, dan menegaskan bahwa reputasi tersebut harus dijaga. “Jakarta sekarang ini menjadi kota teraman nomor dua di ASEAN. Dan tentunya momentum ini harus dijaga bersama,” katanya.
Sebelumnya, insiden ini menjadi perhatian setelah sebuah video dashboard mobil yang viral di media sosial menunjukkan seorang pria berdiri di pinggir jalan Bundaran HI sedang melihat ponselnya. Seorang pengendara motor merah kemudian mendekatinya dan merampas ponsel tersebut, menyebabkan korban terkejut dan terjatuh saat berusaha mengejar pelaku.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin memastikan pihaknya kini tengah memburu pelaku. “Kami informasikan bahwa tim kami saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku penjambretan dengan korban warga negara asing tersebut,” kata Kombes Iman di Polda Metro Jaya, Jumat (15/5).
Iman mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan penangkapan pelaku dalam waktu dekat. “Jadi tim kami saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelakunya. Insyaallah dalam waktu cepat kami akan melakukan penangkapan terhadap pelakunya,” ungkapnya lagi.
Diolah dari laporan Detik.

