ZONAUTARA.com – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Papua adalah bagian integral dari Republik Indonesia dan pemerintah tidak pernah menjajah wilayah tersebut. Hal ini disampaikan saat berbicara di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa (19/5/2026).
Yusril menyoroti kebebasan berkreasi para seniman, termasuk penayangan film “Pesta Babi” yang mengangkat isu Papua. Dia memastikan bahwa pemerintah tidak mengarahkan aparat di daerah untuk melarang penayangan film tersebut atau melarang diskusi yang berkembang dari penayangannya. “Pemerintah memang tidak pernah memberikan arahan kepada aparat ke daerah untuk mengambil satu tindakan pembubaran ataupun pelarangan terhadap mahasiswa ataupun masyarakat yang nonton bareng film Pesta Babi itu,” ucap Yusril.
Menko Yusril juga menyebutkan pembangunan di Papua selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), termasuk program ketahanan pangan dan ketahanan energi yang dimulai sejak tahun 2022. Meski mengakui adanya kemungkinan konflik kepentingan, Yusril menegaskan bahwa kajian telah dilakukan untuk meminimalisasi ekses tersebut.
“Saya sudah menjelaskan bahwa Papua adalah bagian integral dari Republik Indonesia dan kita tidak pernah menjajah Papua. Papua itu bergabung ke Republik Indonesia berdasarkan referendum yang dilaksanakan oleh perserikatan bangsa-bangsa (PBB),” kata Yusril.
Yusril menekankan pentingnya seniman agar terbuka terhadap isu yang mereka angkat, untuk menghindari persepsi yang salah. Ia meminta seniman tidak hanya berlindung di balik kebebasan berkreasi tanpa melakukan klarifikasi yang mendalam.
Diolah dari laporan Detik.

