ZONAUTARA.com – Pertempuran terbaru antara Israel dan kelompok Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon telah mengakibatkan lebih dari 3.000 korban jiwa. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan pada Senin (18/05/2026) bahwa eskalasi ini terus berlanjut dan memakan korban dari kedua belah pihak.
Mengutip Arab News, korban tewas telah mencapai 3.020 orang akibat serangan udara yang dilakukan oleh Israel. Dari total korban, tercatat 292 wanita dan 211 anak-anak termasuk di antaranya.
Konflik ini bermula pada 2 Maret ketika Hizbullah menembaki Israel, memicu serangan balasan dari Israel meskipun telah ada kesepakatan gencatan senjata yang rapuh sebelumnya.
Sejak saat itu, militer Israel melanjutkan dengan serangan darat ke Lebanon selatan dan bombardir di sekitar Beiruit. Tel Aviv menyatakan langkah ini bertujuan melumpuhkan Hizbullah yang berupaya mempersenjatai kembali.
Sementara itu, lebih dari satu juta warga Lebanon menjadi pengungsi akibat perang yang terus bereskalasi dan Hizbullah yang menolak melucuti senjatanya. Di sisi lain, serangan drone Hizbullah terus membayangi wilayah Israel utara.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

