ZONAUTARA.com – Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI), yang sebelumnya menjadi korban penculikan Israel, dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (24/5) sore ini. Mereka adalah anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang terlibat dalam misi kemanusiaan di Gaza, Palestina. Kepulangan mereka ke Indonesia dikonfirmasi oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, yang menyatakan bahwa mereka akan tiba sekitar pukul 16.00 WIB.
Yvonne menyatakan bahwa para WNI tersebut akan bertolak dari Turki setelah dibebaskan oleh otoritas Israel pada Kamis (20/5). Sebelum kembali ke Indonesia, mereka akan menjalani berbagai proses, termasuk pemeriksaan kesehatan. “Rencana Minggu sore tiba,” kata Yvonne kepada CNNIndonesia.com.
Duta Besar RI untuk Turki, Rizal Achmad Purnomo, menjelaskan bahwa proses yang harus dilalui para WNI termasuk pemeriksaan kesehatan, visum, dan pemberian testimoni. “WNI akan selesaikan proses administrasi dan akan segera dipulangkan jika seluruh prosesnya selesai,” ujar Rizal.
Para WNI ini terdiri dari beberapa jurnalis dan anggota lembaga kemanusiaan, termasuk jurnalistik dari Republika, Tempo TV, dan tim media dari GPCI serta organisasi lainnya seperti Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa. Nama-nama mereka adalah Bambang Noroyono, Thoudy Badai, Andre Prasetyo Nugroho, Rahendro Herubowo, Andi Angga Prasadewa, Herman Budianto Sudarno, Ronggo Wirosanu, Hendro Prasetyo, dan Asad Aras Muhammad.
Selama dalam tahanan, beberapa WNI mengaku mengalami penyiksaan dari pasukan Israel, termasuk pemukulan dan penyetruman. Mereka ditangkap bersama lebih dari 300 delegasi lainnya dari 45 negara saat menuju Gaza melalui perairan Mediterania.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

