Gadis Korban Perkosaan Ingin Kebebasan dari Ketakutan

Seorang gadis korban pemerkosaan di Fordingbridge ingin bebas dari rasa takut setelah pelaku tidak dipenjara.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Seorang gadis yang menjadi korban pemerkosaan oleh beberapa remaja di Fordingbridge, Hampshire, mengungkapkan keinginannya untuk bebas dari rasa takut. Gadis tersebut, yang berusia 14 tahun saat kejadian, mengatakan kepada BBC Newsnight, “Saya hanya ingin bisa berjalan tanpa merasa takut akan bertemu mereka dan mereka akan mencoba melakukan sesuatu lagi.”

Ayah korban menyatakan bahwa serangan pada Januari 2025 ini telah memberikan dampak seumur hidup bagi putrinya dan menyerukan hukuman penjara bagi para pelaku. “Ini adalah hukuman seumur hidup bagi dia,” ujarnya. Saat ini, pengadilan banding akan meninjau kembali hukuman yang diberikan, setelah terjadi keresahan publik terkait keputusan pengadilan yang memberikan perintah rehabilitasi remaja kepada para pelaku.

Tiga remaja terlibat dalam serangan itu. Dua dari mereka, yang berusia 14 tahun saat itu, dinyatakan bersalah atas pemerkosaan. Pelaku ketiga, yang berusia 13 tahun, bersalah karena memfasilitasi pemerkosaan. Dewan Pengadilan Inggris dan Wales menekankan pentingnya rehabilitasi bagi anak-anak, dengan penahanan sebagai pilihan terakhir, meskipun dalam kasus yang sangat serius.

Kedua orang tua korban, yang berbicara tanpa menyebut nama kepada Victoria Derbyshire dari BBC Newsnight, mengatakan bahwa kesehatan mental putri mereka memburuk setelah kejadian tersebut. “Saya merasa bahwa tidak peduli apa yang saya lakukan, saya selalu bisa merasakan tangan mereka [pemerkosa], tidak peduli seberapa banyak saya mencoba untuk menghilangkannya, itu selalu ada dan tubuh ini tidak terasa seperti milik saya lagi,” ungkap korban.

Korban juga menyampaikan bahwa ia menderita “kilas balik yang sangat jelas” dan mengalami kesulitan tidur karena khawatir sesuatu akan terjadi. Kesulitannya menyesuaikan diri di sekolah juga semakin memperburuk keadaannya, terutama saat ujian berlangsung, ia merasa kehilangan kesempatan potensial yang dimilikinya jika tidak mengalami kejadian ini.”




Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com