ZONAUTARA.com – Kebakaran melanda sebuah sekolah putri di Lembah Rift, Kenya, mengakibatkan sedikitnya 15 siswa tewas, ujar pihak kepolisian pada Kamis (28/5/2026). Kejadian tersebut berlangsung di Sekolah Menengah Atas Akademi Putri Utumishi di Gilgil, Kabupaten Nakuru. Polisi Gilgil melaporkan masih ada sejumlah siswa yang mengalami luka-luka, dengan penyebab kebakaran yang belum diketahui.
Rekaman dari Citizen Television menunjukkan dampak kebakaran berupa kaca jendela yang pecah dan dinding yang bernoda asap. Insiden semacam ini tidak asing di Kenya, negara yang memiliki sejarah panjang kasus kebakaran sekolah. Berdasarkan data pemerintah, lebih dari 60 kasus pembakaran tercatat di sekolah menengah negeri sepanjang tahun 2018. Banyak kebakaran disebabkan oleh protes siswa terhadap disiplin ketat dan kondisi sekolah yang buruk, menurut temuan peneliti.
Masoud Mwinyi, komandan polisi senior, menyampaikan bahwa sekitar 50 petugas telah dikerahkan untuk mencari siswa yang mungkin melarikan diri saat kebakaran terjadi. “Karena terkejut, takut, dan cemas, banyak orang keluar, dan itu terjadi pada malam hari,” ungkapnya kepada wartawan.
Peristiwa seperti ini bukanlah yang pertama; pada tahun 2024, kebakaran di sebuah sekolah berasrama dasar di Kabupaten Nyeri yang berdekatan menyebabkan kematian 21 siswa. Hingga kini, penyebab kebakaran tersebut masih belum berhasil diungkap secara pasti.
Sementara itu, upaya penanganan dan investigasi penyebab kebakaran di Akademi Putri Utumishi masih terus dilakukan oleh otoritas setempat.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

