Pria Kanada Diduga Jual Bahan Kimia Mematikan Tidak Diadili di Inggris

Kenneth Law tidak akan diadili di Inggris meski diduga terlibat dalam 73 kematian terkait bahan kimia mematikan.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: BBC News

ZONAUTARA.com – Seorang pria asal Kanada, Kenneth Law, yang diduga menjual bahan kimia mematikan tidak akan diadili di Inggris. Kasus ini melibatkan 73 kematian di Inggris yang diduga terkait dengan zat yang dijual Law.

Keluarga korban di Inggris menyatakan kekecewaan mereka atas keputusan jaksa untuk tidak menuntut Law di Inggris. Ayah salah satu korban, David Parfett, mengatakan bahwa Law telah menyebabkan “kehancuran” dan menginginkan Law menghadapi tuntutan di Inggris. “Saya ingin dia menghadapi keadilan di sini,” kata Parfett kepada BBC.

Law, mantan koki, diperkirakan akan mengakui 14 tuduhan membantu bunuh diri di Kanada saat ia tampil di pengadilan di Ontario. Para jaksa di Kanada mengatakan ia memasarkan dan menjual zat mematikan secara daring, mengirimkannya ke sekitar 1.200 orang di seluruh dunia.

Crown Prosecution Service (CPS) menyatakan bahwa sistem hukum Kanada akan mempertimbangkan kerugian keluarga di Inggris. Dalam suratnya yang diterima BBC, CPS menyampaikan bahwa Law tidak akan menghadapi tuntutan di Inggris karena kompleksitas hukum.

David Parfett menggambarkan anaknya, Thomas, yang berusia 22 tahun dan menggunakan zat yang diduga dijual Law, sebagai seseorang yang “sangat menikmati hidup” dan penggemar sepak bola yang hebat.




Setelah penangkapan pada tahun 2023, Law dikenai tuduhan 14 kasus membantu bunuh diri dan 14 kasus pembunuhan tingkat dua di Kanada. Investigasi yang kompleks melibatkan 11 lembaga penegak hukum dari belasan negara, termasuk Inggris.

Detektif Inggris awalnya menyelidiki apakah 88 kematian terkait dengan paket kimia Law, tetapi dalam suratnya, CPS menyatakan bahwa mereka percaya 73 kematian bisa terkait dengan Law dan bahwa ia diharapkan mengakui telah mengirim 330 paket ke Inggris.

Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com