ZONAUTARA.com – Pertandingan final Liga Champions 2025/2026 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal berlangsung penuh ketegangan. Digelar di Stadion Puskas Arena, Hungaria, pada Sabtu malam (30/5/2026), laga ini berakhir dengan skor 1-1 setelah waktu normal, sehingga memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Arsenal memulai pertandingan dengan baik, memimpin terlebih dahulu melalui gol cepat yang dicetak oleh Kai Havertz pada menit ke-6. Gol ini terjadi setelah kesalahan kapten PSG, Marquinhos, yang membuat bola mengarah ke Kai Havertz, yang kemudian memanfaatkan peluang dengan baik. Hingga jeda babak pertama, Arsenal tetap unggul 1-0.
Di babak kedua, PSG meningkatkan intensitas permainan mereka. Pada menit ke-62, momen krusial terjadi saat Khvicha Kvaratskhelia dilanggar di kotak penalti, yang membuat wasit harus mengecek ulang melalui VAR. Hasilnya, PSG mendapatkan hadiah penalti yang berhasil dieksekusi dengan baik pada menit ke-64, menyamakan kedudukan.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, merespons dengan melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan timnya dan memperkuat lini pertahanan. Masuknya Viktor Gyokeres dan Jurrien Timber membawa angin segar bagi Arsenal. Di sisi lain, pelatih PSG, Luis Enrique, juga melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Bradley Barcola.
Meski kedua tim saling menekan di menit-menit terakhir, pertahanan solid Arsenal membuat PSG kesulitan menambah gol. Dengan berakhirnya waktu normal dan tambahan enam menit injury time, skor tetap bertahan 1-1. Hal ini menandai pertama kalinya final Liga Champions berlanjut ke babak tambahan sejak tahun 2016.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

