John Herdman Persiapkan Timnas Indonesia di Bali untuk Piala ASEAN 2026

John Herdman persiapkan Timnas Indonesia dengan pemusatan latihan di Bali untuk Piala ASEAN 2026, fokus pada kebugaran fisik.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengonfirmasi bahwa skuad Garuda akan memulai pemusatan latihan intensif di Bali pada awal Juli 2026 sebagai persiapan menghadapi Piala ASEAN 2026. Langkah ini diambil sebagai persiapan final sebelum kompetisi bergengsi Asia Tenggara tersebut dimulai.

Training Camp (TC) di Bali merupakan tahap kedua dari persiapan timnas setelah menyelesaikan latihan selama lima hari di Jakarta. Sebanyak 23 pemain telah berpartisipasi dalam latihan tersebut. Herdman menekankan pentingnya periode ini mengingat para pemain baru saja menyelesaikan kompetisi domestik tanpa banyak waktu istirahat. “Sayangnya mereka tidak akan mendapat istirahat. Mereka harus bekerja untuk bersiap menghadapi AFF,” ujar Herdman dalam keterangan resmi PSSI, Sabtu, 30 Mei 2026.

Herdman menjelaskan bahwa skuad Piala ASEAN 2026 akan didominasi oleh pemain yang berlaga di kompetisi domestik, Super League. TC yang direncanakan berlangsung selama 20 hari di Bali bertujuan untuk mengembalikan kebugaran fisik para pemain setelah mereka menjalani libur musim. Herdman menyatakan bahwa evaluasi komprehensif dilakukan untuk memastikan standar fisik dan taktis pemain sesuai ekspektasi. “Saya perlu menilai kompetensi fisik mereka karena mereka sedang libur musim kompetisi,” tambahnya.

Timnas Indonesia akan memulai kampanye mereka di Stadion Pakansari, Bogor, sebelum melanjutkan serangkaian laga tandang yang menantang. Dengan persiapan intensif di Bali, diharapkan skuad Garuda mampu mencapai puncak performa saat menjamu Kamboja di laga pembuka. Keputusan Herdman untuk memperpendek waktu libur menunjukkan ambisi besar PSSI untuk meraih hasil maksimal di turnamen ini.

Sementara itu, Herdman telah mengumumkan daftar 44 pemain untuk skuad sementara dan sudah berbicara dengan 16 pemain diaspora sejak memimpin tim Garuda pada Januari. Ia menekankan pentingnya Indonesia mengubah mentalitas dan tidak tergantung pada striker murni atau pemain nomor 9, serta memperingatkan bahwa tim-tim seperti Mozambik bisa memberikan kejutan.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com