ZONAUTARA.com – Sedikitnya lima orang tewas dan puluhan lainnya terluka setelah Rusia meluncurkan serangan besar semalam ke kota-kota di seluruh Ukraina. Empat orang tewas di Dnipro dan 16 orang terluka. Di Kyiv, satu orang tewas sementara setidaknya 29 orang terluka akibat serangan Rusia pada Selasa dini hari.
Ribuan orang berlindung di ibu kota ketika asap tebal membubung dari pusat kota. Peringatan serangan udara dikeluarkan di sebagian besar wilayah Ukraina. Moskow pekan lalu memperingatkan akan melancarkan serangan “sistematis” ke Ukraina sebagai tanggapan terhadap serangan drone bulan lalu di asrama di wilayah Luhansk yang dikuasai Rusia, yang menewaskan 21 orang.
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengimbau masyarakat untuk tetap berada di tempat perlindungan. Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv, Tymur Tkachenko, mengatakan: “Musuh menyerang dengan rudal balistik.” Klitschko menyebutkan bahwa dua gedung apartemen bertingkat tinggi telah terkena dan ada kekhawatiran orang-orang terjebak di bawah puing-puing.
Saat serangan Rusia menghantam Kyiv pada dini hari, suara drone terdengar di antara lebih dari selusin ledakan keras ketika serangan mengenai sasaran. Pemadaman listrik dan kebakaran juga dilaporkan di seluruh kota dan sejauh ini tingkat kerusakan belum jelas. Fasilitas industri juga diserang di Zaporizhzhia.
Serangan ini terjadi setelah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pada hari Senin memperingatkan kemungkinan serangan besar dari Rusia dan mendesak warga untuk memperhatikan peringatan serangan udara. “Peringatan intelijen mengenai serangan Rusia masih berlaku. Serangan besar sangat mungkin terjadi, mereka telah mempersiapkannya,” kata Zelenskyy dalam pidato video malamnya.
Diolah dari laporan BBC News.

