ZONAUTARA.com – Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier menyatakan keyakinannya bahwa nilai tukar rupiah akan menguat setelah kebijakan ekspor satu pintu diterapkan pada 2027. Fuad menegaskan pentingnya peran pemerintah dalam pengelolaan sumber daya alam untuk meningkatkan penerimaan negara dan memperkuat kurs mata uang.
Dalam sebuah acara yang diselenggarakan CNBC Indonesia, Fuad mengatakan, “Kalau duitnya sudah masuk ke pemerintahan, devisanya jadi kuat, ya rupiah akan mulai menguat lagi.” Menurutnya, kepemimpinan pemerintah di sektor tambang juga dapat mencegah dana yang mengalir ke luar negeri oleh pihak swasta.
Fuad menyoroti pentingnya pelaksanaan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 untuk merealisasikan penguasaan negara atas sumber daya. Sementara itu, peran swasta masih diperlukan namun sebaiknya dibatasi, misalnya dengan pembatasan kepemilikan maksimal 20% saham.
Untuk mempertahankan kekuatan nilai tukar rupiah dalam jangka panjang, Fuad menyarankan strategi sekuritisasi tambang, khususnya tambang emas di daerah Wabu yang memiliki potensi besar. “Sekuritisasi untuk mempertahankan jangka panjangnya nilai tukar rupiah,” ujar Fuad.
Dengan demikian, langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia dengan penguatan rupiah sebagai salah satu indikatornya.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

