ZONAUTARA.com – Kepastian regulasi dan kemudahan akses lahan disebut sebagai syarat penting agar harga listrik Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi lebih terjangkau di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh Chief Executive Officer ACWA Power Indonesia, Tim Anderson, saat berbicara dalam program Squawk Box di CNBC Indonesia pada Selasa, 9 Juni 2026.
Tim Anderson menjelaskan bahwa kedua faktor tersebut adalah kunci untuk mendorong investasi dalam sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT). “Kepastian regulasi dan kemudahan mendapatkan lahan adalah hal penting bagi investor EBT untuk mendorong investasi listrik hijau di Indonesia,” ujar Anderson.
ACWA Power Indonesia, perusahaan yang fokus pada pengembangan EBT dan solusi air bersih dan telah beroperasi di 15 negara, menekankan pentingnya edukasi dan dukungan terhadap energi bersih yang dapat memberikan listrik murah kepada masyarakat.
Menurut Anderson, untuk mengikuti jejak negara-negara maju dalam memproduksi listrik murah dari sumber EBT, Indonesia perlu menekan biaya produksi melalui kemudahan akses lahan serta izin yang lebih mudah. Dengan begitu, investasi dapat segera dilaksanakan dan kapasitas produksinya dapat ditingkatkan.
Untuk memahami lebih lanjut tantangan dan upaya mendorong percepatan pengembangan EBT di Indonesia, Simak dialog lengkap antara Andi Shalini dengan Tim Anderson, CEO ACWA Power Indonesia, dalam program Squawk Box CNBC Indonesia.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

