Komut Pertamina Tinjau Pasokan Avtur di Bali Jelang Liburan

Komisaris Utama PT Pertamina kunjungi AFT Ngurah Rai, Bali, pastikan pasokan avtur menjelang liburan.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Tirto.id

ZONAUTARA.com – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan kunjungan kerja ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai di Bali pada Sabtu (13/6) untuk memastikan ketersediaan dan kualitas pasokan avtur menjelang musim liburan pertengahan tahun. Langkah ini penting mengingat kebutuhan penerbangan yang diperkirakan meningkat selama periode liburan sekolah dan tingginya kunjungan wisatawan ke Bali.

“Saya sengaja melakukan kunjungan ini untuk memastikan seluruh prosedur operasional berjalan dengan baik. Keandalan AFT Ngurah Rai memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi daerah, serta memperkuat konektivitas udara dari dan menuju Bali. Hal ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan penerbangan,” ujar Mochamad Iriawan.

AFT Ngurah Rai adalah fasilitas strategis yang dikelola PT Pertamina Patra Niaga, dengan kapasitas penyimpanan avtur mencapai 24.300 kiloliter. Fasilitas ini berfungsi menyediakan pasokan avtur untuk maskapai penerbangan domestik dan internasional, dengan rata-rata konsumsi harian mencapai 1.495 kiloliter.

Aviation Fuel Terminal Manager Ngurah Rai, I Komang Susila Gosa, menekankan pentingnya kualitas avtur untuk keselamatan penerbangan. “Pelaksanaan pengecekan rutin, pengujian visual maupun spesifikasi produk, serta penerapan aspek keselamatan kerja pada setiap tahapan penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran menjadi komitmen kami dalam menjalankan operasional,” jelasnya. Iriawan juga mengapresiasi dedikasi para Perwira Pertamina yang tetap disiplin dan teliti dalam menjalankan tugas.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menggarisbawahi peran penting keandalan pasokan avtur dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Bali, sebagai tujuan wisata utama dengan tingkat konektivitas udara tinggi, mengharuskan kesiapan energi penerbangan untuk mendukung kegiatan wisata dan bisnis.




Diolah dari laporan Tirto.id.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com