ZONAUTARA.com – Tim nasional Irak dan Norwegia akan memulai perjalanan mereka di Grup I Piala Dunia 2026 saat bertemu di Boston Stadium, Rabu (17/6) malam waktu setempat. Bagi Irak, keberhasilan mencapai Amerika Utara merupakan pencapaian luar biasa, menandai penampilan kedua mereka di panggung terbesar sepak bola dunia setelah debut pertama pada 1986.
Irak, yang dikenal dengan julukan “Usood al-Rafidayn,” mengalami masa sulit di kualifikasi wilayah Asia. Hingga Federasi Sepak Bola Irak memutuskan untuk memecat pelatih Jesus Casas setelah kekalahan dari Palestina pada Maret 2025. Dibawah pelatih baru asal Australia, Graham Arnold, mereka bangkit dan memperoleh tiket ke putaran final setelah menang 2-1 atas Bolivia di babak playoff antar-konfederasi.
Pertandingan persahabatan menjelang laga perdana menunjukkan hasil yang bervariasi bagi Irak, yaitu menang 1-0 atas Andorra, imbang 1-1 melawan Spanyol, dan kalah 2-0 dari Venezuela. Di sisi lain, Norwegia sampai di putaran final setelah menyapu bersih 24 poin dalam kualifikasi, mengungguli Italia. Selama kualifikasi, tim yang diasuh Stale Solbakken mencetak 37 gol dan hanya kebobolan lima kali.
Norwegia akan tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998 dengan membawa kekuatan lini tengah yang solid. Martin Odegaard, sang kapten, pulih dari cedera. Odegaard mengatakan, “Saya merasa baik. Saya tidak tahu apa yang sangat Anda khawatirkan, ya, saya memang sempat mengalami beberapa masalah, seperti yang Anda tahu, tetapi saya merasa baik sekarang.” Kembalinya Odegaard serta ketajaman Erling Haaland diharapkan dapat mendorong performa Norwegia.
Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, yakin kedua bintang mereka siap menghadapi Irak. “Dia menjalani sesi latihan terbaiknya kemarin, 11 lawan 11, dan dia mencetak gol terbaik tahun ini,” ujar Solbakken tentang Haaland, menekankan semangat timnya menjelang laga krusial ini.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

