ZONAUTARA.com – Aparat kepolisian mengerahkan sebanyak 5.955 personel gabungan yang terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan polsek jajaran untuk mengamankan aksi unjuk rasa mahasiswa di wilayah Jakarta pada Senin (15/6). Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyampaikan bahwa aksi ini dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai universitas yang tersebar di beberapa lokasi, yakni Jalan Medan Merdeka Selatan, depan Gedung DPR/MPR RI, dan Jalan Kwitang Raya.
Terkait rekayasa lalu lintas di lokasi, Erlyn menyebut bahwa ini bersifat situasional dan akan dilakukan berdasarkan jumlah massa di lapangan. Polisi juga menghimbau kepada seluruh pihak yang ingin menyampaikan aspirasi untuk mematuhi prosedur administrasi yang telah ditetapkan agar kegiatan dapat berlangsung aman tanpa mengganggu ketertiban umum.
Sementara itu, pada hari yang sama, Jakarta sedang kedatangan tamu kenegaraan yaitu Presiden Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier, yang dijadwalkan bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta. Setelah pertemuan tersebut, Steinmeier dijadwalkan untuk mengunjungi Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta serta menjajal Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan dua rumah ibadah tersebut.
Sepekan sebelumnya, aksi unjuk rasa mahasiswa juga berlangsung di Jakarta dengan rencana awal dilakukan di kawasan Bundaran HI. Namun, aksi mereka diadang aparat sehingga mereka tertahan di area Tosari yang tak jauh dari Bundaran HI tersebut.
Gelombang aksi mahasiswa dan sejumlah kelompok sipil tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga berlangsung di sejumlah kota lainnya sejak pekan lalu. Aksi serupa juga terjadi di Bandung pada Kamis (11/6), Solo pada Jumat (12/6), dan Yogyakarta pada Sabtu (13/6).
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

