BMKG Harapkan Likuefaksi Tidak Terjadi Usai Gempa M6,7 di Palu

BMKG berharap gempa magnitudo 6,7 di Palu tidak menyebabkan fenomena likuefaksi.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNN Indonesia – Nasional

ZONAUTARA.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berharap fenomena likuefaksi tidak terjadi setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6). Wijayanto, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, menyebutkan bahwa meskipun Palu pernah mengalami likuefaksi parah akibat gempa magnitudo 7,5 pada tahun 2018, gempa kali ini diharapkan tidak menimbulkan dampak serupa.

“Terkait dengan risiko likuefaksi ya, jadi kita tahu bersama bahwa pada tahun 2018 itu ada gempa sangat dahsyat di Palu dengan magnitudo 7,5, itu kan ada beberapa wilayah berpotensi likuefaksi ya, tapi tentunya dengan gempa yang saat ini 6,7 itu bisa saja kemungkinan terjadi likuefaksi tapi likuefaksi tidak terjadi di semua wilayah ya,” ujar Wijayanto dalam konferensi pers di Kantor BMKG, Jakarta, Selasa (16/6).

Wijayanto melanjutkan, terdapat beberapa wilayah yang lebih rentan terhadap likuefaksi, yaitu daerah dengan tanah berpasir dan memiliki potensi air naik. “Tapi, tentunya kita berharap untuk gempa yang 6,7 ini misalkan yang terjadi likuefaksi juga harapannya tidak signifikan seperti yang 7,5 ya,” imbuhnya.

Hingga saat ini, BMKG belum menerima laporan resmi mengenai terjadinya likuefaksi setelah gempa. Berdasarkan informasi dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), gempa ini menyebabkan kerusakan dengan kategori sedang di beberapa lokasi. Kerusakan di antaranya terjadi di Kantor Bupati Sigi, Universitas Tadulako, serta sejumlah bangunan lain seperti Hotel Santika dan Toko Star Kitchen.

Teguh Rahayu, Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG menyatakan, “Sampai dengan jam 12 ini, update-nya baru begitu yang kita terima dalam kategori kerusakan nonstruktural sedang.”




Diolah dari laporan CNN Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com