ZONAUTARA.com – Marcus Rashford, penyerang Manchester United, menghadapi tantangan mental yang berat setelah menjadi pilihan kedua di turnamen besar, merasakan bahwa pelatihnya menganggapnya sebagai pemain yang lebih rendah. Pada Jumat dini hari WIB, Rashford tampil cemerlang dengan mencetak gol dalam kemenangan 4-2 Inggris atas Kroasia di pertandingan pembuka GWC.
Rashford, yang sebelumnya menjalani musim pinjaman yang menjanjikan di Barcelona, kini merasa terpinggirkan menyusul keputusan klub untuk merekrut Anthony Gordon. Keputusan ini membuat Rashford berada dalam posisi yang tidak pasti, tidak diinginkan baik oleh klub asalnya maupun di Catalonia, menjadikannya momen krusial dalam kariernya.
Ketidakpastian ini terlihat dalam pernyataan pelatih Thomas Tuchel yang mengakui bahwa Rashford mengalami kesulitan untuk menunjukkan ketajamannya saat memulai pertandingan. Namun, Tuchel juga memuji usaha Rashford dalam latihan dan perkembangan yang ditunjukkannya selama 16 hari terakhir di kamp pelatihan. “Kami baru saja berbicara [pada hari Selasa] di mana saya memberitahunya bahwa saya sangat terkesan dengan kinerjanya,” kata Tuchel.
Rashford, yang mengenakan nomor punggung 11 di turnamen ini, menunjukkan kemampuannya sebagai penyelesai akhir yang handal. Meskipun tidak menjadi starter, ia mampu memberikan dampak signifikan saat menggantikan pemain lain dan menghadapi tim yang lelah. Golnya melawan Kroasia mencerminkan kecepatan dan keyakinan yang dimilikinya, serta keinginannya untuk membuktikan kemampuannya.
Striker ini tidak sendirian dalam menciptakan dampak positif, perubahan yang dilakukan pelatih di babak kedua membawa Inggris dari performa buruk di 45 menit pertama menjadi tim yang patut ditakuti. Tuchel menegaskan bahwa Rashford sangat terlibat dalam setiap pertemuan dan cepat dalam menerapkan taktik di lapangan.
Gol Rashford menandai potensi yang dimiliki Inggris dan menegaskan kembali kemampuannya sebagai pemain kunci. Dalam momen penting itu, ia tidak ragu untuk mengambil alih dan mencetak gol meskipun ada opsi untuk mengoper kepada Harry Kane untuk menyelesaikan hat-tricknya. “Saya sangat senang dia yang mengubah periode panjang ini – semoga dia bisa terus tampil seperti ini,” tambah Tuchel.
Ini adalah momen berharga bagi Rashford dan timnya, saat mereka merencanakan jalan menuju kesuksesan di musim panas ini, baik secara individu maupun kolektif.
Sumber: The Guardian

