ZONAUTARA.com – Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci berlabuh di Dejima Pier, Nagasaki, Jepang, yang menandai momentum strategis untuk memperkuat diplomasi maritim antara Indonesia dan Jepang. Kunjungan ini menjadi simbol persahabatan yang kuat antara angkatan laut kedua negara serta mempererat hubungan antar-masyarakat.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, mengatakan bahwa kehadiran KRI Bima Suci ini merupakan bagian dari misi Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktik Kartika Jala Krida (Lattek KJK) 2026. “Kehadiran KRI Bima Suci ke Jepang ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat diplomasi maritim, mempererat hubungan antar-masyarakat, serta menjadi simbol persahabatan yang kuat antara angkatan laut kedua negara,” ujarnya.
Kapal tersebut berlabuh pada tanggal 18 hingga 21 Juni sebagai bagian dari goodwill visit, merefleksikan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Jepang yang hampir berusia 70 tahun. Dalam misi diplomasi maritim Indonesia, kehadiran kapal ini bertujuan mempererat kepercayaan serta kerja sama maritim antara kedua negara.
Komandan KRI Bima Suci, Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, menambahkan bahwa kunjungan ini memberikan pengalaman internasional yang berharga bagi para taruna Akademi Angkatan Laut sebagai calon pemimpin masa depan TNI AL. Sementara itu, Rear Admiral Ogawa Kunio dari Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) menekankan pentingnya kerja sama maritim mengingat kesamaan geografi sebagai negara kepulauan dan tantangan geopolitik saat ini.
Sebelum menyambangi Jepang, KRI Bima Suci telah mengunjungi beberapa negara seperti China, Korea Selatan, dan Rusia. Selanjutnya, kapal ini dijadwalkan untuk berlayar ke Manila, Filipina, dan tiba pada 2 Juli 2026 guna melanjutkan berbagai kegiatan diplomasi, pendidikan, dan budaya.
Diolah dari laporan Antara.

