ZONAUTARA.com – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan langkah tepat dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pernyataan ini disampaikan Muhaimin dalam sebuah acara di Jakarta, Selasa.
“Saya melihat skala prioritas, yaitu ibu menyusui, ibu hamil, balita, itu skala prioritas yang paling tepat. Sehingga yang lain sebelum skala prioritas harus merelakan demi upaya mengatasi stunting lebih efektif dan cepat,” kata Menko PM Muhaimin Iskandar.
Menko PM memuji fokus BGN yang memprioritaskan kelompok B3 yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, menganggap langkah ini krusial dalam percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas gizi masyarakat.
“Kelompok itu yang paling membutuhkan intervensi gizi, karena berhubungan langsung dengan pembentukan kualitas generasi masa depan. Dengan fokus pada kelompok tersebut, manfaat Program MBG dapat dirasakan lebih efektif dan berdampak langsung terhadap upaya pencegahan stunting,” tambahnya.
Menurut Muhaimin, memprioritaskan kelompok tertentu bukan berarti mengesampingkan perhatian terhadap kelompok penerima manfaat lainnya. Pemerintah, katanya, perlu memastikan kelompok rentan memperoleh perhatian utama untuk mencapai tujuan program secara optimal. Selain itu, ia menekankan pentingnya pembenahan tata kelola dan manajemen kelembagaan agar penyelenggaraan Program MBG lebih efektif dan tepat sasaran.
“Di sisi yang lain, manajemen dan tata kelola kelembagaan yang ada, sekaligus saya berharap kepada semua pihak yang telah terlibat untuk duduk bersama memberikan solusi agar efektif betul sesuai sasaran yang diperintahkan oleh Presiden,” jelas Menko PM Muhaimin Iskandar.
Diolah dari laporan Antara.

