ZONAUTARA.com – Sumber-sumber medis di Jalur Gaza menyatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel kini mencapai 73.058 orang, sementara korban luka mencapai 173.488 orang sejak aksi agresi dimulai pada 7 Oktober 2023.
Keterangan dari pihak medis tersebut juga menyebutkan bahwa dalam 24 jam terakhir, rumah sakit di Jalur Gaza menerima empat korban tewas dan delapan korban luka tambahan. Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 11 Oktober tahun lalu, jumlah total kematian di area tersebut mencapai 1.045 orang, dengan korban luka bertambah menjadi 3.380 orang. Sebanyak 786 jasad telah ditemukan.
Tim medis melaporkan adanya korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan dan beberapa tergeletak di jalanan karena tim ambulans dan penyelamat tidak mampu menjangkau mereka akibat situasi yang masih kacau.
Krisis kemanusiaan di Gaza terus mendapat perhatian dari berbagai organisasi internasional. Pertanyaan tentang bagaimana masyarakat internasional dapat membantu menanggulangi penderitaan ini tetap menjadi isu utama di konferensi pers dan publikasi laporan dari institusi kemanusiaan.
Konflik ini terus menambah beban warga Gaza yang harus berjuang di tengah situasi sulit, berusaha bertahan hidup dengan adanya ancaman serangan dan keterbatasan fasilitas medis serta bantuan kemanusiaan.
Diolah dari laporan Antara.

