ZONAUTARA.com – Gunung Etna, gunung berapi aktif terbesar di Eropa yang terletak di pantai timur Sisilia, Italia, mengalami letusan pada Senin (29/6/2026). Peristiwa ini menyebabkan aliran lava mencair yang mengalir menuruni lereng gunung.
Letusan tersebut disaksikan oleh banyak orang di Pulau Sisilia, yang melihat lava bercahaya mengalir dari gunung berapi itu. Menurut laporan dari Institut Geofisika dan Vulkanologi Nasional (INGV), lava tersebut menyembur dari lubang erupsi yang berada pada ketinggian sekitar 3.000 meter.
Menanggapi letusan ini, Departemen Perlindungan Sipil Italia telah meningkatkan tingkat kewaspadaan untuk Gunung Etna dari hijau menjadi kuning sejak Jumat (26/6). Peningkatan kewaspadaan itu dilakukan menyikapi aktivitas efusif yang terjadi di lereng timur gunung tersebut, yang berkaitan dengan peningkatan getaran vulkanik.
Meskipun tingkat kewaspadaan sudah dinaikkan menjadi kuning, hal ini mengindikasikan adanya peningkatan risiko namun tidak ada ancaman langsung terhadap masyarakat di sekitar gunung. Gunung Etna sendiri dikenal dengan aktivitas vulkaniknya yang sering kali ditandai dengan erupsi episodik, aliran lava, dan emisi abu vulkanik.
Tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi biasanya diumumkan ketika ada potensi bahaya langsung terhadap penduduk sekitarnya. Namun, hingga berita ini ditulis, tidak ada laporan tentang bahaya yang mengancam jiwa.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia.

