ZONAUTARA.com – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menyatakan dukungan penuh terhadap Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri dalam penyelidikan tiga kasus dugaan korupsi penting. PB PMII berharap tidak ada bentuk intervensi, terutama dari pihak militer.
“Kami di PB PMII mendukung penuh seluruh upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang sedang berjalan. Langkah Kortastipidkor Polri dalam mengusut tiga kasus korupsi ini adalah sinyal positif yang harus didukung oleh seluruh elemen bangsa,” ujar Sekretaris Jenderal PB PMII, Ahmad Syahrul Fadhil dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2026).
Ahmad Syahrul Fadhil juga menegaskan pentingnya Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjaga supremasi sipil dalam situasi ini. Penegasan ini mencakup netralitas dan kepatuhan hukum seluruh instansi, termasuk militer, demi menjaga situasi keamanan dan stabilitas di dalam negeri.
“Demi terjaganya stabilitas keamanan nasional, kami meminta dengan tegas agar pihak TNI tidak mengintervensi atau menghalangi proses hukum yang sedang berjalan. Biarkan penyidik Kortastipidkor bekerja secara profesional sesuai tupoksinya,” kata Syahrul.
Dalam proses hukumnya, PB PMII mengingatkan bahwa tidak boleh ada perlakuan khusus yang mencederai rasa keadilan masyarakat. “Tegakkan supremasi sipil di dalam ranah pemberantasan korupsi dan penegakan hukum. Di hadapan hukum, semua warga negara memiliki kedudukan yang sama. Tidak boleh ada sekat atau pembatas ketika kita berbicara tentang pembersihan negara dari praktik rasuah,” tambah Syahrul.
Guna menindaklanjuti kasus tersebut, polisi telah melakukan penggeledahan di sebuah kafe di Cipete, Jakarta Selatan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budhi Hermanto menjelaskan bahwa penggeledahan ini berkaitan dengan dugaan korupsi dansedang ditangani bersama Kortas Tipikor Polri.
Diolah dari laporan Detik.

