ZONAUTARA.com – PT MRT Jakarta (Perseroda) telah menyelesaikan pembangunan terowongan bawah tanah jalur utara sepanjang sekitar 5,8 kilometer yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta hingga Stasiun Kota. Penyelesaian ini merupakan bagian dari fase 1 dan fase 2A lintas utara-selatan, yang ditandai dengan momen breakthrough ketika mesin bor terowongan berhasil mencapai titik akhir penggalian di sisi selatan Stasiun Mangga Besar.
Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Weni Maulina, dalam pernyataannya pada Kamis (9/7), mengungkapkan bahwa terowongan ini telah menghubungkan fase 1 dan fase 2A lin utara-selatan MRT Jakarta. “Dengan pencapaian tersebut, terowongan arah utara sepanjang sekitar 5,8 kilometer kini telah menghubungkan fase 1 dan fase 2A lin utara selatan MRT Jakarta,” jelas Weni.
Menurut Weni, keberhasilan penyelesaian penggalian terowongan ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan fase 2A MRT Jakarta. Untuk pengerjaannya, digunakan tiga mesin bor terowongan yang bekerja sesuai dengan paket kontraknya: CP201 dari Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta menuju Harmoni, CP202 dari Harmoni menuju Mangga Besar, dan CP203 dari Mangga Besar menuju Kota.
Terowongan ini mencapai kedalaman hingga 28 meter di bawah permukaan tanah di titik breakthrough sisi selatan Stasiun Mangga Besar. Weni menyebutkan bahwa capaian ini menjadikannya sebagai terowongan kereta bawah tanah terdalam di Indonesia. “Capaian ini menjadikannya sebagai terowongan kereta bawah tanah terdalam di Indonesia, bersama dengan terowongan di Stasiun Sawah Besar. Sebuah milestone dalam konstruksi sipil di Indonesia,” ujar Weni.
Saat ini, pembangunan terowongan arah selatan dari Kota menuju Bundaran HI terus dilakukan dan ditargetkan rampung pada kuartal IV tahun 2026. ASaat ini, kemajuan pembangunan fase 2A telah mencapai 61,8 persen per 25 Juni 2026. PT MRT Jakarta menargetkan penyelesaian dan operasional fase 2A jalur utara-selatan pada akhir 2027 untuk segmen Bundaran HI-Monas, dan segmen hingga Kota tuntas pada akhir 2029.
Diolah dari laporan CNN Indonesia.

