ZONAUTARA.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan menyusul kembali terjadinya erupsi Gunung Karangetang di Pulau Siau, Minggu (12/7/2026).
Erupsi terjadi sekitar pukul 19.14 WITA. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, letusan eksplosif kecil terjadi di Kawah II dan disertai lontaran material lava pijar setinggi sekitar 400 meter dari puncak gunung.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Vieko Rompas, mengatakan selain lontaran material pijar, lava juga mengalir ke arah barat laut dengan jarak luncur sekitar 700 meter.
“Terjadi letusan eksplosif kecil di Kawah II pada pukul 19.14 WITA. Material lava terlontar sekitar 400 meter,” ujar Vieko saat dikonfirmasi, Minggu malam.
Hingga Minggu malam, belum terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat aktivitas vulkanik tersebut. Gunung Karangetang sendiri masih berstatus Level II (Waspada).
Menanggapi perkembangan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Heronimus Makainas, mengajak masyarakat untuk tidak panik dan hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah serta otoritas kebencanaan.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kawasan Gunung Karangetang, agar tetap tenang, tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BPBD, dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memasuki kawasan rawan bencana maupun zona bahaya yang telah ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) demi keselamatan bersama.
Selain kepada masyarakat, Heronimus meminta seluruh perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, BPBD, serta unsur TNI dan Polri terus memperkuat koordinasi, melakukan pemantauan di lapangan, dan menyampaikan informasi secara cepat serta akurat kepada warga.
Pemerintah Kabupaten Sitaro, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Karangetang dan siap mengambil langkah-langkah penanganan apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.
Gunung Karangetang merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Aktivitas berupa erupsi, guguran lava, hingga awan panas kerap terjadi sehingga masyarakat diminta tetap mematuhi seluruh rekomendasi PVMBG dan tidak beraktivitas di kawasan rawan bencana sesuai radius yang telah ditetapkan.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta bersama-sama berdoa agar aktivitas Gunung Karangetang segera kembali stabil.

