ZONAUTARA.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Tahlis Gallang, secara resmi membuka AI Ignition Program 2026 bertema “Generasi Digital Sulut: AI untuk Pendidikan, UMKM, dan Masa Depan Asia” di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut dibuka mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.
Dalam sambutannya, Tahlis menyampaikan apresiasi kepada KUMPUL dan Satu Tampa yang berkolaborasi menghadirkan program pengembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) di Sulawesi Utara.
“Kerja kolaboratif ini adalah bukti nyata bahwa kita tidak sedang diam menonton perubahan, melainkan sedang aktif menjemput masa depan,” ujar Tahlis.
Ia menegaskan bahwa tema kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Sulawesi Utara untuk tidak sekadar menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan era disrupsi digital.
Menurutnya, AI membuka peluang besar dalam dunia pendidikan. Teknologi ini tidak membatasi ruang gerak peserta didik, melainkan menjadi sarana untuk mempercepat proses pembelajaran secara mandiri dan lebih efektif.
“Di dunia pendidikan, AI adalah gerbang kesempatan tanpa batas. AI hadir bukan untuk membatasi ruang gerak, melainkan menjadi alat akselerasi untuk melipatgandakan ruang belajar mandiri secara presisi,” katanya.
Selain itu, Tahlis menilai AI juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui pemanfaatan teknologi, pelaku UMKM dapat memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan efisiensi produksi, hingga menembus pasar regional Asia.
“Sementara di dunia UMKM, AI adalah mesin pelontar daya saing. Pelaku usaha lokal kita kini bisa memangkas jarak pemasaran, mengoptimalkan produksi, dan bersiap menembus pasar regional Asia tanpa harus memiliki modal raksasa,” ujarnya.
Meski demikian, Tahlis mengingatkan pentingnya penggunaan AI secara positif, etis, dan bertanggung jawab.
“AI hanyalah alat, manusialah penentunya. Jangan sampai teknologi canggih ini justru menggerus nilai kemanusiaan, kejujuran, dan kearifan lokal kita. Sebaliknya, gunakan AI untuk memperkuat karakter dan produktivitas kita,” tegasnya.
Kepada para siswa SMA dan SMK se-Sulawesi Utara yang mengikuti kegiatan tersebut, Tahlis berpesan agar memanfaatkan kesempatan ini untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Kita harus terus belajar. Dengan tekad untuk terus belajar dan beradaptasi, kita tidak hanya akan bertahan, bahkan kita bisa melompat maju menjadi para pemimpin perubahan dan pemain kunci di kancah Asia,” pesannya.
Di akhir sambutannya, atas nama Gubernur Sulawesi Utara, Tahlis Gallang secara resmi membuka AI Ignition Program Sulawesi Utara 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital Tiar Nabilla Karbala, Program Lead Startup Ecosystem & Platform Experience KUMPUL Dama Aji Purusadhikara, Project Manager Satu Tampa Nastiti Woro Hapsari, Kepala BLSDM Komdigi Manado Arsyad, para narasumber dan pakar teknologi, pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, akademisi, pelaku UMKM, serta siswa SMA dan SMK dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.

