ZONAUTARA.com – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali mengadakan Program Pemagangan Nasional Angkatan 2 tahun 2026 yang diperuntukkan bagi lulusan perguruan tinggi. Program ini menawarkan gaji peserta magang antara Rp3,5 hingga Rp6 juta per bulan, tergantung pada upah minimum kabupaten/kota tempat mereka bekerja.
Sebanyak 150.000 kuota dibuka dalam Program Magang Nasional 2026 Angkatan 2, yang tidak hanya terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1, tetapi juga bagi lulusan Pendidikan Profesi. Peserta magang akan mendapatkan pengalaman kerja nyata, pengembangan diri serta Sertifikasi Kompetensi BNSP gratis. Selain itu, mereka juga terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dan mendapatkan pendampingan terstruktur.
Pendaftaran program mulai 15 Juli 2026 hingga 28 Juli 2026, dengan seleksi berlangsung pada 29 Juli–5 Agustus 2026. Peserta terpilih akan diumumkan pada 7 Agustus 2026 dan memulai magang pada 10 Agustus 2026 selama 6 bulan.
Menurut Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, “Selama mengikuti magang, para peserta mendapatkan gaji sekitar Rp3,5 sampai Rp6 juta per bulan tergantung upah minimum kabupaten/kota tempat ia bekerja.” Program ini akan memberikan pendampingan oleh mentor atau pekerja senior di perusahaan mitra.
Besaran gaji disesuaikan dengan upah minimum setempat seperti yang diatur dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 65 Tahun 2026. Contohnya, di D.I. Yogyakarta gaji berkisar antara Rp2.468.378 hingga Rp2.827.387, sedangkan di Jawa Barat antara Rp2.351.250 hingga Rp5.999.443.
Diolah dari laporan Tirto.id.

