Bos Alva Harap Insentif Motor Listrik Berjangka Panjang

Purbaja Pantja berharap kebijakan insentif motor listrik dari pemerintah dapat berjangka panjang agar mendukung industri.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: CNBC Indonesia – News

ZONAUTARA.com – Pemerintah Indonesia masih menyusun skema insentif baru untuk kendaraan listrik. Di tengah upaya tersebut, Purbaja Pantja, CEO produsen motor listrik Alva, berharap kebijakan tersebut tidak hanya menarik minat konsumen, tetapi juga memberikan kepastian bagi pelaku industri.

Purbaja menyatakan bahwa perusahaan akan mengikuti kebijakan yang diputuskan pemerintah, dan berbagai bentuk insentif dapat memberikan manfaat selama dirancang dengan baik. “Kami ikut saja dari segi policy. Apa pun juga kami terus berterima kasih kepada pemerintah yang sudah memikirkan industri ini. Baik program subsidi yang pernah berjalan maupun pemikiran pemerintah mengenai efektivitas program tersebut, kita ikut saja,” ujar Purbaja dalam diskusi dengan media di Tangerang, Senin (3/8/26).

Purbaja mengungkapkan bahwa dukungan pemerintah tidak selalu harus berupa subsidi langsung kepada pembeli. Insentif juga dapat diarahkan kepada produsen atau pengembangan ekosistem kendaraan listrik agar adopsinya dapat berlangsung lebih cepat. Ia menekankan pentingnya kebijakan yang dapat mendorong pertumbuhan industri secara berkelanjutan dan memberikan kepastian kepada pelaku usaha untuk menyusun rencana investasi.

Banyak caranya kalau bicara insentif. Bisa langsung ke konsumen, bisa juga ke produsen, atau mungkin ekosistem saja yang dikembangkan. Menurut kami semuanya bisa efektif kalau dilakukan dengan baik.

Alva juga berharap pemerintah dapat menyusun kebijakan yang berlaku dalam jangka panjang. Kepastian ini dianggap penting agar produsen memiliki landasan dalam menyusun strategi bisnis dan investasi mereka. Purbaja menambahkan, “Kalau pun ada harapan dari kami, program-program ini sebisa mungkin lebih panjang. Bukan hanya satu tahun. Dengan begitu kami sebagai produsen bisa membuat business plan yang lebih panjang, karena membuat business plan itu perlu waktu dan harapannya program seperti ini bisa bersifat multi-year.”

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.




⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com