ZONAUTARA.com – Menteri Korban, Alex Davies-Jones, menyatakan bahwa Andy Burnham tengah mempertimbangkan kemungkinan diadakannya penyelidikan publik terhadap kegiatan Jeffrey Epstein di Inggris. Pernyataan tersebut disampaikan Davies-Jones kepada BBC Newsnight, menambahkan bahwa Perdana Menteri telah setuju untuk bertemu dengan para korban Epstein.
Menurut Davies-Jones, pemerintah saat ini juga meninjau apakah tindakan yang diduga dilakukan mantan pemilik Harrods, Mohamed Al Fayed, bisa menjadi bagian dari penyelidikan tersebut. Davies-Jones, yang sebelumnya mengundurkan diri dari pemerintahan mantan Perdana Menteri Sir Keir Starmer pada bulan Mei, kemudian ditunjuk kembali sebagai menteri korban ketika Burnham menjabat.
Saat berbicara dalam program tersebut, Davies-Jones menegaskan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Perdana Menteri dan Sekretaris Kabinet Dame Antonia Romeo tentang kemungkinan penyelidikan terhadap perilaku yang diduga dilakukan Epstein dan Al Fayed. “Kami sedang mempertimbangkan ini, kami meninjau apa yang mungkin,” ujarnya.
Setelah mengundurkan diri pada bulan Mei, Davies-Jones menyampaikan kepada Dewan Rakyat pada bulan Juni bahwa orang-orang yang hidupnya hancur akibat pelecehan Epstein sering kali hanya dianggap sepele. Dalam diskusinya dengan Burnham sebelum ia diangkat kembali, Davies-Jones mengatakan, “Saya telah melakukan diskusi ini dengan Perdana Menteri sebelum ia menjadi Perdana Menteri.”
BBC Newsnight melaporkan bahwa saat Burnham menyusun rencana untuk menjadi Perdana Menteri, ia menerima dokumen dari kampanye Partai Buruh mengenai Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. Dokumen tersebut mengusulkan penyelenggaraan penyelidikan publik penuh mengenai kegiatan Epstein di Inggris, serta perilaku yang diduga dilakukan oleh Al Fayed, dan tuduhan terhadap co-owner West Ham, David Sullivan. David Sullivan membantah klaim tersebut.
Diolah dari laporan BBC News.

