ZONAUTARA.com – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pembangunan budaya inovasi merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan kepada masyarakat. Poin ini disampaikannya dalam acara penutupan ‘Final Pitching Champion Hub Kementerian Ketenagakerjaan Tahun 2026’ di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, Yassierli menyatakan, “Budaya inovasi ini menjadi sebuah keniscayaan karena yang kita lakukan saat ini, layanan-layanan kita itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat memiliki harapan yang tinggi kepada kita.”
Yassierli menambahkan bahwa inovasi adalah bentuk nyata dari semangat yang diusung oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Budaya inovasi dianggap penting karena layanan ketenagakerjaan yang diberikan pemerintah berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat yang memiliki ekspektasi tinggi terhadap kualitas pelayanan tersebut.
Lebih jauh, Yassierli menyebut bahwa selalu ada ruang untuk perbaikan dalam organisasi. “Oleh karena itu, setiap insan Kemnaker perlu membangun cara berpikir bahwa selalu ada kesempatan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik,” ujarnya.
Menaker menggarisbawahi pentingnya semangat inovasi sebagai bagian dari budaya kerja seluruh jajaran Kemnaker. Selain memberikan manfaat bagi organisasi, inovasi diharapkan berdampak positif bagi masyarakat. Ia menambahkan bahwa inovasi harus dilihat sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kinerja Kemnaker, sejalan dengan nilai One Kemnaker.
Namun, Yassierli juga menekankan bahwa menghasilkan inovasi adalah satu hal, sementara memastikan implementasinya adalah tantangan berikutnya. “Yang menjadi tantangan setelah inovasi adalah melaksanakannya. Bagaimana change management, bagaimana inovasi dan perubahan itu kita bawa, kemudian diterima dan bisa terlaksana,” ujarnya.
Diolah dari laporan Antara – Top News.

