ZONAUTARA.com — Polisi memeriksa 12 saksi terkait tragedi Open Tournament TDR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026 yang menewaskan delapan orang.
Dari pantauan Zonautara.com di Mapolres Kotamobagu, pemeriksaan terus berlangsung hingga hingga Selasa tengah malam (11/8/2026) sekitar pukul 00.30. Pemeriksaan dipusatkan di ruang Unit Pidana Umum Jatanras Satreskrim.
Satu per satu saksi dimintai keterangan oleh penyidik. Para saksi yang diperiksa antara lain berasal dari pihak panitia penyelenggara hingga pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Utara.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami pelaksanaan kegiatan drag race–drag bike yang berlangsung di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara yang digelar pada Minggu (9/8/2026), yang menyebabkan 8 orang meninggal dunia serta 9 orang lainnya dirawat.
Penyidik masih menelusuri rangkaian penyelenggaraan kegiatan, termasuk pihak-pihak yang terlibat sebelum dan saat perlombaan berlangsung.
Sebelumnya, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Langie mengatakan sudah ada lima orang yang diperiksa terkait tragedi tersebut. Salah satunya adalah pengemudi mobil yang keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton.
“Kalau tidak salah, kemarin sudah lima orang. Ya, termasuk yang mengendarai mobil,” kata Roycke pada Senin (10/8).
Roycke menegaskan, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran hukum atau perbuatan melawan hukum dalam peristiwa itu.
“Kalau ada pelanggaran hukum atau perbuatan melawan hukum, tentunya kita akan melakukan proses penyelidikan,” ujarnya.
Ia juga memastikan semua pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan berpotensi diperiksa.
“Tentunya semua pihak kita akan periksa. Ini kan kita akan lihat alurnya, dari panitia penyelenggara, siapa potensi yang ada di sini,” kata Roycke.
Terkait pengemudi, Roycke menyebut potensi penetapan tersangka cukup besar apabila unsur kelalaian terbukti.
“Tapi kalau yang pengemudi, itu sudah jelas. Walaupun kelalaiannya, itu sudah jelas. Tersangka potensinya besar,” ujarnya.
Tragedi drag race di Upai terjadi saat sebuah mobil peserta keluar dari lintasan dan menghantam area penonton. Hingga saat ini, delapan orang tercatat meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya masih menjalani perawatan.
Hingga berita ini diterbitkan, pemeriksaan terhadap para saksi masih berlangsung di Mapolres Kotamobagu. Belum ada keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan maupun penetapan tersangka dalam perkara tersebut.

