ZONAUTARA.com – Sebuah video yang menampilkan promosi minuman keras merek Newport dengan cara tantangan hafalan Al-Qur’an mencuat di media sosial. Peristiwa ini terjadi di ajang festival musik The Sounds Project dan memicu kemarahan publik serta kecaman keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pihak penyelenggara acara.
Video tersebut merekam seorang perempuan yang mendekati booth produk miras Newport pada Minggu (9/8). Di depan booth, perempuan itu melafalkan Surah Ad-Duha sesuai tantangan dari penjaga stan. Setelah melafalkan surah, dia diberi minuman beralkohol gratis, yang mengundang gelak tawa dan sorakan di sekitar booth.
Unggahan video ini segera memicu reaksi keras dari warganet. Tindakan menghubungkan ayat suci dengan komoditas haram dinilai publik sebagai pelecehan adab dan penistaan agama. Protes di media sosial disertai seruan boikot terhadap produk terkait.
Kecaman juga datang dari MUI. Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh, menegaskan bahwa strategi pemasaran tersebut melanggar tatanan agama dan moral. “Tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan secara keagamaan, moral etika, maupun hukum,” ujarnya.
Pihak manajemen The Sounds Project menyatakan insiden itu terjadi di area festival mereka. Mereka mengecam keras tindakan sponsor dan melakukan penelusuran internal. “Kami tidak pernah membenarkan menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk,” tulis mereka dalam akun Instagram.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

