ZONAUTARA.com – Masalah kebakaran hutan dan lahan kembali menjadi perhatian utama di Indonesia, di mana titik panas yang terdeteksi di Papua Tengah dan Kalimantan Selatan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sementara itu, di kancah internasional, ketegangan dagang antara AS dan Kanada berpotensi memicu dampak ekonomi luas.
Papua Tengah Alami Krisis Curah Hujan
Dikutip dari Antara, BMKG melaporkan 1.923 titik panas terdeteksi di Papua Tengah akibat krisis curah hujan tiga dekade terakhir. Kabupaten Nabire mencatat 1.069 hotspot, dan BMKG meminta masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan.
Baca selengkapnya di Antara – Top News →
Perang Tarif AS-Kanada Memanas
CNBC Indonesia melaporkan Pemerintah Kanada akan menerapkan tarif baru pada barang asal AS sebagai balasan atas bea masuk 50 persen yang diterapkan Trump. Kanada berjanji melindungi sektor ekonomi domestiknya meski AS menuduh mereka tidak adil terhadap petani AS.
Baca selengkapnya di CNBC Indonesia – News →
Hotspot Kalsel Meningkat, Aksi Ditambah
CNN Indonesia mengabarkan kenaikan hotspot karhutla di Kalimantan Selatan, sehingga Kemenhut menambah pasukan darat dan dukungan udara untuk penanganannya. Sebelumnya, jumlah titik sempat menurun namun kembali meningkat hingga 44 titik pada 23 Agustus 2026.
Baca selengkapnya di CNN Indonesia – Nasional →
Berbagai masalah seperti perubahan iklim dan konflik dagang masih menjadi isu besar, dan pemantauan ketat terhadap titik panas karhutla dan dampaknya terhadap kualitas udara serta keamanan suplai pangan diperlukan.

