ZONAUTARA.com – Wali Kota Bitung Hengky Honandar dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyikapi puluhan lahan terbakar dan 2.909 jiwa warga terdampak kekeringan dengan menggelar rapat sinergitas penanganan Karhutla yang digelar di Merdeka Lounge Kantor Walikota Bitung, Jumat (28/8/2026) siang.
Sekertaris Daerah Kota Bitung Rudy Theno saat dikonfirmasi menyatakan, pemerintah belum menetapkan sebagai daerah bencana.
“Rapat ini merupakan tidak lanjut dari rapat koordinasi dengan Gubernur beberapa hari lalu. Dan Pemkot Bitung belum menetapkan sebagai daerah bencana,” katanya.
Rudy membeber, poin-poin penting dalam rapat tadi ada banyak hal. Termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan serta langkah-langkah preventif.
Selain itu, kata Rudy, pemerintah bakal membangun empat posko di lokasi strategis sebagai upaya sistem kesiapsiagaan menghadapi Karhutla maupun potensi bencana lainnya.
“Empat posko ini dibuat sesuai dengan pemetaan wilayah yang beresiko. keberadaan posko terpadu tidak hanya diproyeksikan untuk menangani kondisi darurat di Bitung. Sistem tersebut juga disiapkan sebagai bagian dari mekanisme koordinasi apabila sewaktu-waktu Kota Bitung diminta membantu penanganan Karhutla di daerah lain,” jelasnya.
Ia juga menegaskan penanganan Karhutla membutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat dan tidak dapat dilakukan secara sektoral.
“Penanganan kebencanaan butuh semua pihak masyarakat, sehingga sebagai pemerintahan kami harap warga juga turut berkolaborasi” tegasnya.

