ZONAUTARA.com – Perubahan iklim yang menyebabkan frekuensi gelombang panas dan cuaca ekstrem meningkat, membuat pohon-pohon tua berlubang menjadi perlindungan vital bagi satwa liar. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa rongga alami pada pohon tua menciptakan suhu yang stabil dan menjadi tempat berlindung optimal di tengah kondisi iklim yang kian ekstrem.
Pohon tua yang kerap dianggap tidak lagi produktif ternyata memiliki fungsi ekologis penting, di mana rongga alami akibat usia, pelapukan, atau aktivitas mikroorganisme memberikan lingkungan mikroklimat yang dapat meredam lonjakan suhu. Data dari pengukuran mikroklimat menunjukkan suhu di dalam rongga pohon lebih dingin saat siang dan lebih hangat di malam hari, berfungsi sebagai isolator termal alami bagi satwa.
Kondisi mikroklimat ini sangat krusial untuk spesies mamalia kecil, burung, reptil, hingga serangga yang rentan terhadap stres termal. Satwa-satwa ini memanfaatkan rongga pohon untuk bersarang, beristirahat, dan berlindung dari predator dan cuaca buruk.
Sayangnya, meskipun memiliki nilai ekologis tinggi, pohon tua berlubang semakin jarang ditemukan akibat pengelolaan hutan dan pembalakan yang salah kaprah. Peneliti mengingatkan bahwa kehilangan pohon-pohon ini meningkatkan risiko kematian satwa akibat suhu ekstrem.
Temuan ini mendorong pentingnya kebijakan konservasi lingkungan dan pengelolaan hutan berkelanjutan dengan memprioritaskan perlindungan pohon-pohon tua. Menjaga ekosistem pohon tua tidak hanya mempertahankan vegetasi kuno tetapi juga menyediakan infrastruktur perlindungan penting bagi satwa liar di alam bebas.
Diolah dari laporan Media Indonesia.

