ZONAUTARA.com – Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Brasil dalam laga pembuka Grup A turnamen Copa das Nacoes 2026. Pertandingan ini akan berlangsung di Ginásio Max Rosenmann, São José dos Pinhais, Paraná, Brasil, pada Jumat, 16 Oktober 2026, dan dapat disaksikan langsung melalui MNCTV pada pukul 05.00 WIB, serta secara daring melalui platform Vision+ dan RCTI+, maupun kanal Youtube Games of Society (GoS).
Laga ini menjadi ujian berat bagi Indonesia, yang menempati peringkat 14 dalam peringkat FIFA. Pelatih Hector Souto memandang pertandingan ini bukan sekadar hasil akhir, tetapi sebagai peluang untuk menambah pengalaman dan mengembangkan kapasitas tim. “Bermain melawan Brasil memang menantang. Kita semua tahu posisi Brasil di dunia dalam sepak bola dan futsal. Jadi, kita tahu apa hasilnya bisa jadi. Tapi, saya tidak terlalu khawatir dengan hasilnya. Apa yang lebih saya khawatirkan adalah kami bisa memberi inspirasi bagi generasi mendatang,” kata Souto.
Di turnamen ini, Indonesia membawa 15 pemain, termasuk Ahmad Habiebie dan Muhammad Nizar di posisi kiper, serta Rizki Xavier dan Ardiansyah Nur sebagai anchor. Sementara itu, Brasil sudah memainkan pertandingan pertama mereka dengan kemenangan 4-2 atas Cape Verde. Indonesia dijadwalkan menghadapi Cape Verde berikutnya pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 06.30 WIB.
Pelatih asal Spanyol ini juga menyatakan bahwa menghadapi tim peringkat satu dunia ini adalah peluang berharga bagi timnya untuk meraih pengetahuan dan pengalaman di tingkat internasional. “Tentu saja tantangannya sangat besar. Tetapi kami akan berusaha sebaik mungkin. Kami di sini untuk mendapatkan eksposur. Kami di sini untuk menempatkan pemain kami dalam situasi sulit,” lanjut Souto.
Adapun daftar pemain yang diboyong Indonesia ke Copa das Nacoes 2026 adalah Ahmad Habiebie, Muhammad Nizar, Rizki Xavier, Dewa Rizki Amanda, Rio Pangestu, Ardiansyah Nur, Mochamad Iqbal, Andarias Kareth, Ronal Drion, Romi Humandri, Yogi Saputra, Syauqi Saud, Samuel Eko, Andres Dwi Persada, dan Israr Megantara.
Diolah dari laporan Tirto.id.

