ZONAUTARA.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memulai uji coba penggunaan dry ice atau es kering untuk menanggulangi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palembang dan sekitarnya. Sebanyak 1,5 ton karbon dioksida padat akan diuji coba. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Republik Indonesia untuk mempercepat penanganan kabut asap di wilayah tersebut.
Dalam kunjungannya ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang pada Rabu (14/10), Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI Dudung Abdurachman, didampingi oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, menyampaikan pelaksanaan uji coba dry ice ini. Persiapan operasi termasuk kesiapan pesawat dan bahan dry ice telah dimatangkan.
“Rencananya besok (Kamis) siang dilakukan penebaran dry ice. Pesawatnya sudah siap, sebagian bahan sudah berada di sini (Palembang) dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan dari Lampung,” ujar Gubernur Herman Deru.
Teknologi ini diuji untuk melihat efektivitasnya dalam memperbaiki kualitas udara dan mengurangi dampak kabut asap. Pada tahap awal, penebaran dry ice akan difokuskan di sekitar Kota Palembang dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan sebaran asap. “Ini uji coba di Indonesia dan baru di Sumatera Selatan. InsyaAllah, kalau berhasil, akan kita kembangkan ke daerah-daerah lain yang menjadi sentra asap,” tambah Herman Deru.
Uji coba ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mencari solusi inovatif dalam menanggulangi dampak karhutla yang kerap terjadi di wilayah Sumatera Selatan. Jika berhasil, metode ini akan diterapkan di wilayah lain yang rawan kabut asap.
Diolah dari laporan Detik – Berita.

