SheHacks Indosat bawa startup perempuan Indonesia tembus pasar Vietnam, perkuat ekosistem AI global

Penulis: Tonny Rarung
Editor: David Sumilat

ZONAUTARA.com – Program pemberdayaan perempuan berbasis teknologi, SheHacks dari Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), berhasil memperluas jangkauannya ke kancah internasional melalui inisiatif Global Market Benchmarking Trip ke Vietnam.

Kunjungan strategis ini, yang dilaporkan pada 9 Maret 2026, bertujuan untuk membuka akses pasar baru bagi startup lokal, memperkuat jejaring inovasi di Asia Tenggara, serta menunjukkan kapabilitas startup perempuan Indonesia di sektor kecerdasan artifisial (AI) dalam bersaing dan berkolaborasi di ekosistem global.

Dalam kunjungan tersebut, SheHacks membawa lima startup terbaik dari MVP Accelerator 2025 yang mewakili berbagai sektor digital prioritas di Indonesia.




Mereka adalah DoctorTool (ekosistem digital AI untuk fasilitas kesehatan), Hear Me (solusi komunikasi inklusif untuk Teman Tuli), Serenic.ai (AI klinis untuk otomatisasi administrasi RS), Katalis AI (solusi digital marketing AI dan data analytics), serta Lunar Interactive (gamifikasi pembelajaran bahasa asing).

Para founder ini mengikuti serangkaian kegiatan intensif yang dirancang untuk menciptakan peluang investasi, kolaborasi pasar, serta pertukaran wawasan bisnis dan potensi mentoring dari para praktisi di Vietnam.

Reski Damayanti, Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen perusahaan.

“Program ini dirancang untuk menghadirkan peluang nyata bagi perempuan Indonesia di ekonomi digital global, sekaligus mencerminkan komitmen Indosat dalam memberdayakan Indonesia secara inklusif, di mana perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Melalui kolaborasi lintas negara, penguatan jejaring institusi, dan akses ke investor, SheHacks memperluas dampaknya dari Indonesia ke Asia Tenggara. Kami ingin para founder perempuan membangun koneksi yang kuat dengan ekosistem digital global, mengakses peluang pendanaan, dan mengubah inovasi mereka menjadi solusi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan SheHacks ke Vietnam mencatat capaian signifikan, termasuk 51 sesi business matching, mentoring intensif dengan pakar AI, strategi bisnis, legal, ekonomi, dan community building.

Selain itu, dilakukan juga diskusi kolaborasi dengan institusi inovasi pemerintah serta featured events bersama investor dan ecosystem enablers.

SheHacks berhasil menjalin koneksi strategis dengan enam investor, enam instansi pemerintah, dan sembilan potential partners di ekosistem Vietnam, membangun landasan kuat untuk kolaborasi lintas negara yang berkelanjutan.

Kolaborasi ini melibatkan lembaga-lembaga penting seperti Department of Science & Technology (DOST), Startup & Innovation Hub (SIHUB), HCMC Innovation Department, Business Startup Support Centre (BSSC), dan Investment & Trade Promotion Center (ITPC).

Keterlibatan institusi pemerintah ini krusial dalam membuka jalan bagi soft-landing dan akses pasar bagi startup Indonesia di Vietnam.

Seluruh rangkaian program ini membuktikan bahwa SheHacks berfungsi sebagai platform pemberdayaan perempuan lintas negara yang mampu membangun koneksi global secara konkret.

Para founder mendapatkan pemahaman tentang regulasi Vietnam, mengevaluasi potensi ekspansi, dan menyesuaikan model bisnis untuk pasar Asia Tenggara.

Sesi featured events bersama Do Ventures dan DMZ Ventures juga menjadi momentum penting bagi mereka untuk mempresentasikan inovasi dan memperluas eksposur antar negara.

Indosat menegaskan bahwa inisiatif di Vietnam ini akan menjadi model bagi kolaborasi di negara-negara Asia lainnya, mendorong terbentuknya ekosistem inovasi perempuan yang lebih inklusif, tangguh, dan kompetitif di kawasan tersebut.

***

Follow:
Fotografer.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com