ZONAUTARA.com – Polda Bali menangkap dan menahan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Swiss berinisial LAZ yang menjadi tersangka kasus dugaan penghinaan terhadap Hari Raya Nyepi. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (21/3) dini hari setelah unggahan pria tersebut viral di media sosial Instagram dan menjadi sorotan masyarakat.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan, pengamanan tersangka dilakukan terkait penanganan kasus viral dugaan terjadinya tindak pidana terhadap agama dan kepercayaan. “Telah melakukan pengungkapan tindak pidana terhadap agama dan kepercayaan,” ujar Kombes Ariasandy pada Senin (23/3).
Ariasandy membeberkan, pada Jumat (20/3) sekitar pukul 08.00 WITA, personil Subdit III Ditressiber Polda Bali melakukan profiling terhadap akun Instagram @luzzysun milik LAZ. Tersangka membuat story Instagram dengan kata-kata, “A day of silence where you’re not allowed to go outside in bali is pretty peaceful outside :), F**k Nyepi Day and Fuck Your Rules Too”. Unggahan tersebut dibuat saat umat Hindu tengah menjalankan Catur Brata Penyepian di Bali.
Setelah mengetahui identitas pemilik akun dan kewarganegaraannya yang berasal dari Swiss, petugas melakukan pencarian keberadaan tersangka. Petugas yang membuntuti pemilik akun dari wilayah Kuta di Kabupaten Badung dan Ubud di Kabupaten Gianyar kemudian mengamankan LAZ dan membawanya ke Ditressiber Polda Bali untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pada Sabtu (21/3) pukul 16.00 WITA, polisi melaksanakan gelar perkara naik sidik yang dilanjutkan dengan gelar perkara penetapan tersangka terhadap LAZ. “Pukul 23.00 WITA, penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka dan mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel iPhone 16 serta bukti elektronik lainnya,” ujar Ariasandy. Lewat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 301 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP yang mengatur tentang perbuatan menyiarkan atau menyebarluaskan tulisan, gambar, atau rekaman bermuatan tindak pidana melalui sarana teknologi informasi agar diketahui oleh umum.
Artikel ini diolah dan dikembangkan dari laporan CNN Indonesia. Baca sumber asli: CNN Indonesia.

