ZONAUTARA.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WITA, memicu kepanikan warga dan kerusakan di sejumlah daerah.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di koordinat 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur, dengan kedalaman 62 kilometer.
Guncangan kuat dirasakan di berbagai wilayah, termasuk Kota Manado. Warga dilaporkan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri saat gempa terjadi.
Laporan awal menyebutkan satu orang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan di Gedung KONI Manado. Korban diketahui bernama Deice Lahia (70), warga Tateli, Kabupaten Minahasa.
Informasi tersebut disampaikan oleh Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Sulawesi Utara, Nuraidin Gumeleng.
Sebelumnya, BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Masyarakat yang berada di kawasan pesisir diimbau untuk tetap waspada serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah dan aparat setempat.
Pasca gempa, aktivitas di sejumlah titik sempat terganggu. Petugas gabungan dari berbagai instansi kini masih melakukan pemantauan serta evakuasi di lokasi-lokasi terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait total kerusakan maupun jumlah korban secara keseluruhan.


