Baznas dan Bappenas Tingkatkan Pemanfaatan Data Nasional untuk ZIS

Baznas dan Bappenas bersinergi optimalisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk peningkatan zakat, infak, dan sedekah.

Redaktur AI
Penulis: Redaktur AI
Foto: Media Indonesia

ZONAUTARA.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menjalin kerja sama untuk mengoptimalkan pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam meningkatkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS), baik di dalam maupun luar negeri. Kerja sama ini bertujuan untuk memaksimalkan pendekatan promotif, preventif, dan kolaboratif dalam penghimpunan ZIS.

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bappenas dalam langkah ini. Ia menyebutkan berbagai sumber zakat potensial, seperti lembaga pemerintah, BUMN, BUMD, TNI-Polri, serta sektor usaha, termasuk pertanian, peternakan, perikanan, jasanya, dan keuangan. Potensi zakat juga datang dari zakat perusahaan, dana sosial keagamaan, serta zakat profesi dari berbagai kalangan profesional. Sodik juga menyoroti potensi zakat diaspora Indonesia di luar negeri dan berharap penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kantor perwakilan RI dapat memperluas jangkauan penghimpunan ZIS.

Menurut Sodik, pengadaan DTSEN mendapat dukungan positif dari Bappenas, sehingga dapat menjadi aset berharga bagi fungsi mobilisasi Baznas. Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menyatakan dukungannya untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pemerataan distribusi ZIS melalui pemanfaatan DTSEN, dengan mematuhi regulasi yang ada.

Rachmat Pambudy mengakui adanya potensi zakat yang signifikan, mencapai sekitar Rp327 triliun, meski realisasi saat ini baru sekitar 10 persen. Ia mendorong peningkatan bertahap dengan target menengah yang memungkinkan, sesuai arahan Presiden untuk mencapai Rp162 triliun dalam jangka lima tahun ke depan.

Kerja sama ini merespon amanat Presiden untuk optimalisasi potensi zakat dan memastikan pemerataan manfaat bagi kesejahteraan umat dan keberkahan bangsa. Penguatan kolaborasi antara Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dinilai kunci dalam pengembangan potensi zakat di Indonesia.




Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Leave a Comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com