ZONAUTARA.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp88,15 triliun hingga Mei 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 17,53 persen dibandingkan dengan posisi April 2026 yang tercatat senilai Rp75 triliun. Dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (5/6/2026), Purbaya memberikan keterangan mengenai alokasi dana tersebut.
Program MBG menyasar 63,13 juta penerima, terdiri dari 48,9 juta siswa dan 14,3 juta penerima lainnya yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Langkah ini merupakan insiatif pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat kurang mampu. Namun, pagu program MBG pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 telah mengalami pemangkasan dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.
Menurut Purbaya, pemotongan tersebut adalah tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan agar pengelolaan dana MBG bisa dilakukan lebih efisien. Keputusan ini diharapkan dapat membuat penggunaan anggaran lebih terarah dan tepat sasaran, meski berdampak pada volume program.
Purbaya menambahkan, meski belum dirinci lebih lanjut, kemungkinan akan ada upaya penghematan lanjutan pada anggaran MBG. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengevaluasi dan memastikan kualitas layanan tetap sesuai standar.
Menurut pernyataan lain dari Badan Koordinasi (Bakom), anggaran MBG sebesar Rp268 triliun di tahun 2026 adalah bagian dari evaluasi yang terus dilakukan pemerintah. Satgas terkait juga memastikan bahwa pengurangan anggaran tidak akan mempengaruhi kualitas standar pelayanan yang diberikan melalui program MBG.
Diolah dari laporan Antara News.

